:

PatiGerbangrakyat.com – Dalam beberapa hari terakhir, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menjadi sorotan publik setelah tiga kejadian tragis secara beruntun menggemparkan wilayah tersebut. Berbagai insiden ini menarik perhatian netizen hingga kata kunci “Pati” dicari lebih dari 10.000 kali di Google.

Tawuran di Desa Wegil, Kecamatan Sukolilo

Peristiwa terbaru yang mengguncang Kabupaten Pati adalah insiden tawuran yang terjadi di Desa Wegil, Kecamatan Sukolilo. Kejadian tragis ini mengakibatkan seorang pemuda kehilangan nyawanya. Video yang memperlihatkan seorang pria marah di depan jenazah di Puskesmas Sukolilo menjadi viral di media sosial pada Sabtu (8/6/2024).

Kapolresta Pati, Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama, mengonfirmasi insiden ini. “Korban penganiayaan sudah dalam keadaan meninggal dunia sesampai di Puskesmas Sukolilo 2,” kata Kapolres melalui Kapolsek Sukolilo AKP Sahlan dikutip dari Solopos.com. Korban, seorang warga Sukolilo berinisial WGA (22), meninggal akibat dianiaya menggunakan senjata tajam.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 01.30 WIB, ketika delapan orang dari kelompok korban pulang dari Gor Kudus dengan sepeda motor. Mereka tidak menyadari sedang dibuntuti oleh lima sepeda motor yang mengangkut sekitar 10 orang. Sesampainya di Jalan Sukolilo-Prawoto, korban dianiaya oleh kelompok pelaku menggunakan senjata tajam. Polisi telah memeriksa tujuh saksi dan mengamankan empat senjata tajam jenis celurit dari lokasi kejadian.

Pengeroyokan Penarik Mobil Rental di Desa Sumbersoko

Kejadian lainnya adalah peristiwa main hakim sendiri yang menyebabkan korban jiwa di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo. Insiden ini berawal ketika empat orang dari Jakarta datang ke Pati untuk mengambil mobil rental yang diduga digelapkan pada Kamis (6/6/2024). Berdasarkan pelacakan GPS, mereka menemukan mobil Daihatsu Sigra yang disewa dan berusaha mengambilnya dengan kunci cadangan. Namun, mereka diteriaki maling oleh warga setempat, yang kemudian melakukan penganiayaan massal.

Aparat kepolisian yang tiba di lokasi mendapati keempat korban sudah mengalami luka-luka, dengan satu di antaranya tewas. “Ketiga tersangka tersebut, yakni berinisial EN (51), BC (37), dan AG (34),” ujar Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol M. Alfan Armin di Pati, Senin (10/6/2024). Meskipun sudah menetapkan tersangka, polisi masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan pelaku lain yang terlibat.

Pembunuhan Mantan Kekasih di Desa Ronggo, Kecamatan Jaken

Tragedi ketiga melibatkan seorang warga Kecamatan Jaken berinisial KA, yang ditangkap karena membunuh mantan kekasihnya, RP (21). Peristiwa ini terjadi pada Selasa (4/6/2024) sekitar pukul 07.00 WIB, ketika korban datang ke rumah pelaku. Setelah masuk ke dalam kamar pelaku, ibu pelaku yang pulang sekitar pukul 08.00 WIB, mendapati pintu kamar terkunci dan tidak dibuka meskipun sudah diketuk berulang kali.

Warga sekitar dan kepala desa kemudian melapor ke Polsek Jaken. Ketika polisi tiba, korban sudah tak bernyawa dan pelaku langsung diamankan. “Pelaku mengaku ada kedekatan dengan korban dan masih berhubungan. Tapi karena korban akan bertunangan dengan orang lain, terduga pelaku marah dan terjadi pembunuhan,” jelas Kompol M. Arfan, Selasa sore.

Tiga peristiwa tragis yang terjadi dalam waktu berdekatan ini menjadikan Kabupaten Pati sebagai pusat perhatian publik. Masyarakat dan pihak berwenang diharapkan dapat bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan mengurangi kejadian serupa di masa mendatang. Kejadian-kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan dan kedamaian di tengah masyarakat.

Share: