:

Jakarta, 16 Juni 2024Gerbangrakyat.com– Insiden mencekam terjadi di Jalan Nilam Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Kamis dini hari (13/6). Pasangan suami istri (pasutri) menjadi korban pengejaran oleh sekelompok orang tak dikenal (OTK) yang menenteng senjata tajam. Peristiwa tersebut memicu ketegangan dan melibatkan warga setempat yang berusaha menolong pasangan tersebut.

Dalam rekaman video yang beredar, terlihat sekelompok OTK yang diperkirakan berjumlah 20 orang melintas di lokasi dengan menggunakan sepeda motor. Mereka menenteng senjata tajam dan menimbulkan kepanikan di kalangan warga. Para warga yang mencoba membubarkan gerombolan tersebut menggunakan kursi plastik untuk mengusir mereka.

Kasie Humas Polsek Kemayoran, Bripka Ricky Sihite, mengungkapkan bahwa pihak kepolisian telah menyelidiki kasus ini. “Peristiwa terjadi pada Kamis dini hari. Sekelompok orang tidak dikenal, sekitar 20 orang, menggunakan sepeda motor mengejar dua orang, suami istri, yang meminta bantuan kepada warga sekitar,” kata Ricky dikutip dari Detik.com, Minggu (16/6).

Menurut Ricky, saat itu warga mencoba untuk mengusir gerombolan tersebut dari lokasi. Namun, salah satu dari mereka malah menembakkan airsoft gun hingga melukai seorang warga yang mencoba melawan. “Korban mencoba melempar bangku ke arah rombongan tersebut. Namun, salah satu dari rombongan membawa airsoft gun dan menembak korban sebanyak empat kali, menyebabkan luka berdarah di lengan kiri,” ujarnya.

Hingga saat ini, motif pengejaran terhadap pasutri tersebut belum diketahui secara pasti. Polisi masih melakukan penyelidikan mendalam dan memburu para pelaku yang terlibat. “Kami sudah mengantongi beberapa nama yang terlibat, namun masih dalam proses pendalaman,” tutur Ricky.

Insiden ini menambah daftar panjang aksi kekerasan jalanan di ibu kota yang semakin meresahkan warga. Keberanian warga dalam menghadapi gerombolan bersenjata menunjukkan solidaritas komunitas, namun juga menyoroti perlunya peningkatan keamanan di kawasan permukiman.

Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan ke pihak berwenang jika melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka. Peningkatan patroli dan kerjasama dengan warga diharapkan dapat mencegah terulangnya kejadian serup

Share: