pasang iklan banner 1045x250 pewarta network
Beranda Berita Ekonomi Kunjungi Rumah Bung Hatta, Wamenkop Serukan Kebangkitan Koperasi Berbasis Data Desa
Ekonomi

Kunjungi Rumah Bung Hatta, Wamenkop Serukan Kebangkitan Koperasi Berbasis Data Desa

Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono (RMOL)

Gerbangrakyat.com – Dalam rangka peringatan Hari Koperasi Nasional ke-78 yang jatuh pada hari ini, Jumat (12/7/2025), Wakil Menteri Koperasi dan UKM (Wamenkop) Ferry Juianntono bersama jajaran pengurus Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) melakukan kunjungan kehormatan ke rumah Bung Hatta, Proklamator sekaligus Bapak Koperasi Indonesia.

Dilansir dari DetikNews kunjungan tersebut diterima langsung oleh ketiga putri Bung Hatta, yakni Meutia Hatta, Gemala Hatta, dan Halida Hatta, serta didampingi oleh akademisi senior Prof. Sri Edi Swasono. Kehadiran Ferry dan rombongan menjadi bagian dari upaya menghidupkan kembali semangat dan nilai-nilai koperasi yang diwariskan oleh Bung Hatta.

Dalam keterangannya, Ferry menegaskan bahwa Hari Koperasi bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi merupakan pengingat penting terhadap gagasan besar ekonomi Pancasila yang diperjuangkan Bung Hatta dengan menjadikan koperasi sebagai instrumen utama.

“Pelaksanaan Pasal 33 UUD NRI Tahun 1945 dengan asas kekeluargaan dan gotong royong diwujudkan dalam kewajiban dibentuknya koperasi desa di seluruh pelosok tanah air,” ujar Ferry.

Ferry juga menyoroti pentingnya peran koperasi desa sebagai fondasi dalam mewujudkan kesejahteraan nasional yang adil dan merata. Ia menyebut bahwa ide ini telah tertuang dalam dokumen-dokumen resmi kenegaraan sejak awal pembangunan Indonesia.

“Koperasi Desa adalah jalan wujudkan Indonesia adil dan makmur. Hal itu dapat ditemukan dalam arsip peta jalan pembangunan pertama Indonesia menuju negara industri yang ditetapkan dalam TAP MPRS,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ferry mengungkapkan bahwa pemikiran inklusif terkait sistem keuangan juga telah dibahas oleh para pendiri bangsa, seperti Margono Joyohadikusumo, yang mengedepankan akses pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat bagi koperasi desa.

“Pada arsip Pola Pembiayaan dapat ditelusuri perspektif sistem keuangan inklusif dari Bapak Margono Joyohadikusumo, termasuk akses perbankan melalui Kredit Usaha Rakyat bagi Koperasi Desa,” terangnya.

Namun demikian, Ferry mengingatkan bahwa keberhasilan koperasi desa sangat bergantung pada basis data yang akurat dan relevan. Menurutnya, data desa yang presisi menjadi syarat mutlak untuk kebijakan yang tepat sasaran.

“Para pendiri bangsa juga berpesan bahwa koperasi desa hanya akan berhasil jika berbasis pada data desa yang akurat dan aktual, serta relevan,” tambahnya.

Ia juga menyatakan optimisme bahwa Kementerian Koperasi dan UKM bersama kementerian/lembaga lain yang mendapat mandat dari Presiden Prabowo Subianto, berkomitmen menyusun peta jalan berbasis data desa atau kelurahan presisi.

“Bagi saya Impres dan Kepres yang diterbitkan oleh Presiden Prabowo terkait pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) adalah bentuk kesetiaan pada mandat dan cita-cita konstitusi,” ujar Ferry.

Ia menilai, langkah Presiden Prabowo merupakan wujud nyata dari komitmen politik yang serius terhadap ekonomi kerakyatan, sebagaimana yang diperjuangkan oleh Bung Hatta dan Margono Djoyohadikusumo sejak awal berdirinya Republik Indonesia.

Kunjungan ini menandai komitmen berkelanjutan pemerintah dalam menghidupkan kembali semangat koperasi desa sebagai pilar utama ekonomi nasional yang berbasis gotong royong dan keberpihakan pada rakyat kecil.

 

Sebelumnya

Galaxy Z Flip7 dan Z Fold7, Ponsel Lipat Ringan dengan Fitur Kamera Super Canggih

Selanjutnya

Alternatif Browser yang Lebih Ringan dari Chrome, Solusi Hemat RAM dan Baterai untuk Pengguna Multiplatform

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gerbang Rakyat
pasang iklan banner 160x600 pewarta network
pasang iklan banner 160x600 pewarta network
banner pasang iklan 970x90 pewarta network