Hujan Deras Di Musim Kemarau, Ratusan Warga Glinggangan Kecamatan Pingkuku Terjebak Banjir
Gerbangrakyat.com – Pacitan Jatim, Ratusan warga Desa Glinggangan Pringkuku dan Desa Sambong Kecamatan Pacitan secara kompak bergotong royong membangun jembatan bambu yang menghubungkan kedua desa bertetangga di 2 Kecamatan Pacitan dan Pringkuku.
Sayangnya, jembatan bambu yang baru berumur beberapa hari sejak dibikin tanggal 27 Juli lalu itu hanyut di terjang banjir tanggal 19 Agustus kemarin.
Barangkali kebetulan saja kata sebagian orang, tapi bagi masyarakat yang waskito itu sebuah pesan, sasmito. Masih di dalam Kecamatan Kota Pacitan, tanah tumpah darah Presiden RI ke-6, yang bakal dikunjungi Menko Infrastruktur dan Kewilayahan besok Kamis (21/8-2025), ratusan warga terkendala alam untuk beraktifitas.
Marwan, Ketua RT 03 RW 01 Dusun Krajan Desa Glinggangan menjelaskan, “Sore ini (20/8-2025) mau kerja bakti di angkat lagi pak, mau di pasang lagi, karena lumpuh buat penyebrangan anak-anak sekolah dan kerja”, kepada awak media.
Sementara itu, Kades Sambong, Agus saat dimintai konfirmasi tentang pembangunan jembatan itu menjawab, “Nggih pak, di kerjakan bersama-sama secara swadaya masyarakat.”
Memasuki usia ke 80, masyarakat desa masih memiliki solidaritas sosial yang tinggi tanpa pidato dan retorika. Bukan hanya efisiensi anggaran, bahkan mereka rela iuran suka rela demi masa depan anak cucu. Mereka mungkin membaca berita tentang pejabat yang berpidato dan berjanji politik bagai angin surga, tetapi korupsinya trilyunan. Jadi lebih baik mereka tidak terlalu berharap pada pemerintah.
Padahal kata sosiolog, jika pemerintah sudah kehilangan trust, ia tidak lagi punya akar alias rapuh. Di dunia, apalagi di akherat. Abot sanggane.

















